Cara Ternak Lebah Madu dari Persiapan Hingga Panen

Sebelum mengulas lebih mendalam lagi bagaimana cara ternak lebih madu, hal pertama yang harus Anda tahu adalah mengenal jenis lebah madu. Utamanya jenis lebah madu yang paling menguntungkan jika di ternakkan.

Selain mampu menghasilkan madu yang melimpah, jenis lebah madu harus dipilih yang mudah beradaptasi dengan iklim di Indonesia. Dengan demikian, tidak butuh waktu lama Anda akan menjadi peternak lebah madu sukses.

Namun satu hal yang harus diingat adalah menjadi peternak lebah madu ini butuh ketelitian lebih. Selain itu ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan betul selama proses ternak lebah madu.

Jenis Lebah Madu yang Paling Bagus Diternakkan

Sebenarnya ada cukup banyak jenis lebah madu yang bisa diternakkan. Namun akan lebih menguntungkan jika memilih jenis lebah yang memiliki produksi madu tinggi. Dalam hal ini Anda bisa memilih Apis Mellifera atau Apis Cerana.

1. Apis Mellifera

Apis Mellifera bisa dikatakan sebagai jenis lebah madu paling banyak dipilih oleh peternak di Indonesia. Apalagi lebah ini dikenal mudah dibudidayakan. Selain itu juga dikenal cukup jinak. Dan yang paling penting adalah memiliki produktivitas madu yang tinggi.

Dalam satu koloni lebah Apis Mellifera, per tahunnya mampu menghasilkan madu hingga 35 sampai dengan 40 kg. Selain itu lebah ini pun dikenal memiliki daya adaptasi yang sangat baik terhadap berbagai jenis iklim.

2. Apis Cerana

Meskipun produktivitas madunya tidak setinggi Apis Mellifera, ada cukup banyak peternak lebah madu di Indonesia yang memilihnya. Per tahunnya, Apis Cerana mampu menghasilkan madu sebanyak 2 sampai dengan 5 kg setiap koloninya.

Cara Budidaya Lebah Madu

Untuk Anda yang tertarik ternak lebah madu, berikut ini adalah beberapa tahapan mulai dari pembuatan kandang lebah sampai dengan proses panen. Untuk lebih jelasnya, simak baik-baik ulasannya di bawah ini.

1. Kandang Lebah Madu

Untuk kandang lebah madu ini ada kriteria khusus tersendiri. Untuk panjangnya 30 hingga 40 cm. Sementara untuk lebarnya 25 cm. Setelah itu taruh beberapa bingkai kayu di dalam kotak tersebut.

2. Bibit Lebah Madu

Untuk ternak lebah madu, bibit lebah yang dibutuhkan adalah lebah ratu, lebah jantan, dan lebah pekerja. Pilihlah bibit lebah madu unggulan yang dikenal mampu menghasilkan produksi madu yang banyak.

Sebelum bibit lebah madu dimasukkan ke dalam tempat budidaya, disarankan untuk mengoleskan royal jelly untuk makanan pertamanya nanti. Selain itu Anda juga bisa menaruh air gula di salah satu sisi kotak lebah madu sebagai pakan lebah.

3. Pemeliharaan Lebah Madu

Pada dasarnya lebah madu ini tidak memerlukan pemeliharaan khusus. Yang paling penting adalah rutin ini memberinya makanan tambahan tadi. Selain itu pastikan menaruh kotak lebah di area yang tersedia makanan lebah.

4. Panen Lenah Madu

Umumnya para peternak lebah madu memilih mengasapi area kotak lebah ketika ingin memanennya. Jangan lupa juga untuk tetap menggunakan baju pelindung. Jangan sampai ada bagian tubuh Anda yang disengat oleh lebah madu.

Memang harus diakui jika ternak lebah madu tidak segampang yang dibayangkan. Itulah kenapa ada cukup banyak pemula yang gagal melakukannya. Meskipun demikian, jika berhasil, ternak lebah madu mampu menghasilkan keuntungan yang sangat besar.

Apalagi ternak lebah madu masih dikenal sebagai ide bisnis paling potensial di tahun 2021 ini. Sama halnya berbagai ide bisnis yang ada di zonaternak.com. Bagaimana, sudah siap memulai bisnis ternak lebah madu?